¶ CATATAN LAPANGAN · SABANG · JAKARTA PUSAT
Cari teman diSabang.
JAKARTA PUSAT · MEJA MINGGUAN ISI LIMA · PERTEMANAN DULUAN
Jalan Sabang (Jl. H. Agus Salim, tapi nggak ada yang manggil gitu) udah ngasih makan Jakarta Pusat dari pinggir jalan selama beberapa generasi. Lo bisa makan enak banget di sini sendirian tiap malam, dan justru itu masalah yang dibereskan meja mingguan.
Hey Sini itu apa?
Hey Sini
kata bendaHey Sini itu klub sosial mingguan buat cari teman waktu udah dewasa di Jakarta. Lima orang yang cocok dan tinggal berdekatan duduk di meja yang sama, di malam yang sama, tiap minggu selama enam minggu, lalu meja itu jadi milik kalian. Fokusnya pertemanan, bukan aplikasi kencan, dan dibuka per kawasan, mulai dari sekitar Senopati.
- Format
- satu meja berisi lima orang
- Ritme
- malam yang sama, tiap minggu · siklus pertama enam minggu
- Di mana
- Melbourne · Jakarta
- Biaya
- gratis gabung · founding Rp 49rb/bln
- Makan
- bayar makan sendiri · kami nggak ambil dari venue
- Keamanan
- tempat umum · bisa lapor/blokir · cek foto sebelum matching
- Batasnya
- kami saranin tempatnya; bukan kami yang nge-host
- Bukan
- aplikasi kencan, dan bukan acara sekali ketemu
KAWASANNYA
Kenapa meja Sabang.
Jalannya pendek tapi sakti: asap sate dari sore, restoran lawas dan kedai kopi dempet-dempetan, dengan Sarinah dan gedung-gedung Jl. Thamrin satu blok di barat dan Monas agak jauhan di utara. Jl. K.H. Wahid Hasyim motong di tengah dan nampung luberannya.
Karena urusan makanan udah beres dari dulu, meja Sabang bisa lompatin keputusan tersusah dan langsung mulai di bagian enaknya: lima orang yang sama, malam yang sama, makan malam sebelum perjalanan pulang, bukan sesudahnya. Setengah anak kantoran koridor udah biasa makan di sini; mejanya tinggal bikin lima di antaranya jadi punya lo.
BUAT SIAPA
Dibikin buat Sabang, spesifik.
- Anak kantoran sekitar Thamrin dan Sarinah yang emang makannya deket kantor
- First-jobber di kos sekitar Jl. Wahid Hasyim
- Pecinta kaki lima yang capek makan enak sendirian
- Orang yang baru balik dari luar negeri dan kangennya persis sama jalan ini
- Anak malam yang suka pusat kota setelah gedung-gedung kosong
CARA KERJANYA DI SINI
Sekali dicocokin, terus lima yang sama, tiap minggu.
- Cara ke sana
- TransJakarta koridor 1 lewat Jl. Thamrin satu blok di barat, dan MRT Bundaran HI sama KRL Gondangdia dua-duanya tinggal jalan kaki.
- Ritmenya
- Lima orang yang cocok di dekatmu, malam yang sama, tiap minggu selama enam minggu. Kalau nggak pas, kita dudukin ulang.
- Biayanya
- Gratis buat gabung. Kursi pendiri Rp 49rb per bulan, dikunci selamanya. Makan minum bayar sendiri.
Meja Sabang jatuhnya di jalurnya langsung atau nggak jauh dari situ: meja panjang di belakang asap sate, restoran lawas di Jl. H. Agus Salim, atau geser ke Wahid Hasyim kalau jalannya lagi penuh. Kita saranin tempatnya lewat Google Maps, kalian berlima yang konfirmasi, kita nggak pernah booking atau ambil uang venue.
PERTANYAAN SABANG
Sebelum lo duduk.
Mejanya di kaki lima atau restoran beneran?
Di mana pun lima orang bisa ngobrol dua jam. Kita saranin tempat yang kursinya beneran lewat Google Maps, kalian berlima yang konfirmasi, habis itu mejanya bebas naik kelas ke sate pinggir jalan kapan aja. Kita nggak pernah booking atau ambil uang venue.
Gw kerja deket Thamrin tapi rumahnya sejam. Meja Sabang worth it?
Sabang itu jalan makan malam, jadi meja di sini artinya lo makan enak sebelum perjalanan pulang, bukan makan asal sesudahnya. Malamnya selesai kapan pun lo mau, dan lima yang sama balik lagi minggu depan.
Selengkapnya di FAQ lengkap, Jakarta Pusat, atau panduan Jakarta.
SABANG
Kursinya udah keluar di Sabang.
Daftar dengan Sabang sebagai areamu; lo masuk kelompok pertama yang didudukin begitu mejanya bisa keisi.
SEKITARNYA